Rabu, 22 Februari 2012

W.S.Rendra - AKU TULIS PAMPLET INI


AKU TULIS PAMPLET INI

AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA LEMBAGA PENDAPAT UMUM
DITUTUPI JARING LABAH-LABAH
ORANG-ORANG BICARA DALAM KASAK-KUSUK,
DAN UNGKAPAN DIRI DITEKAN
MENJADI PENG-IYA-AN

APA YANG TERPEGANG HARI INI
BISA LUPUT BESOK PAGI
KETIDAK PASTIAN MERAJALELA
DI LUAR KEKUASAAN KEHIDUPAN MENJADI TEKA-TEKI,
MENJADI MARABAHAYA,
MENJADI ISI KEBON BINATANG

APABILA KRITIK HANYA BOLEH LEWAT SALURAN RESMI
MAKA HIDUP AKAN MENJADI SAYUR TANPA GARAM
LEMBAGA PENDAPAT UMUM TIDAK MENGANDUNG PERTANYAAN
TIDAK MENGANDUNG PERDEBATAN
DAN AKHIRNYA MENJADI MONOPOLI KEKUASAAN

AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA PAMPLET BUKAN TABU BAGI PENYAIR
AKU INGINKAN MERPATI POS
AKU INGIN MEMAINKAN BENDERA-BENDERA SEMAPHORE DI TANGANKU
AKU INGIN MEMBUAT ISYARAT ASAP KAUM INDIAN
AKU TIDAK MELIHAT ALASAN

KENAPA HARUS DIAM TERTEKAN DAN TERMANGU
AKU INGIN SECARA WAJAR KITA BERTUKAR KABAR
DUDUK BERDEBAT MENYATAKAN SETUJU ATAU TIDAK SETUJU

KENAPA KETAKUTAN MENJADI TABIR PIKIRAN ?
KEKHAWATIRAN TELAH MENCEMARKAN KEHIDUPAN
KETEGANGAN TELAH MENGGANTI PERGAULAN PIKIRAN YANG MERDEKA

MATAHARI MENYINARI AIRMATA YANG BERDERAI MENJADI API
REMBULAN MEMBERI MIMPI PADA DENDAM
GELOMBANG ANGIN MENYINGKAPKAN KELUH KESAH
YANG TERONGGOK BAGAI SAMPAH
KEGAMANGAN
KECURIGAAN
KETAKUTAN
KELESUAN

AKU TULIS PAMPLET INI
KARENA KAWAN DAN LAWAN ADALAH SAUDARA
DI DALAM ALAM MASIH ADA CAHAYA
MATAHARI YANG TENGGELAM DIGANTI REMBULAN
LALU BESOK PAGI PASTI TERBIT KEMBALI
DAN DI DALAM AIR LUMPUR KEHIDUPAN
AKU MELIHAT BAGAI TERKACA :
TERNYATA KITA, TOH, MANUSIA !

RENDRA
( pejambon - jakarta, 27 april 1978 )

Selasa, 14 Juni 2011

PARADIGMA


Catatan paradigma
1.      Sebutkan arti paradigma secara
a.       Arti Etimologis
Kata paradigma berasal dari bahasa Yunani yang berarti suatu model, teladan, arketif dan ideal. Berasal dari kata para yang berarti di samping memperlihatkan dirinya.
Arti paradigma ditinjau dari asal usul beberapa bahasa diantaranya:
§  Menurut bahasa Inggris – paradigma berarti keadaan lingkungan.
§  Menurut bahasa Yunani – paradigma yakni para yang berarti disamping di sebelah dan dikenal sedangkan deigma berarti suatu model, teladan, arketip, dan ideal.
§  Menurut kamus psycologi – paradigma diartikan sebagai
1)      Satu model atau pola untuk mendemontrasikan semua fungsi yang memungkinkan ada dari apa yang tersajikan,
2)      Rencana riset berdasarkan konsep-konsep khusus, dan
3)      Satu bentuk eksperimental.
Kesimpulan: Secara etimologi arti paradigma adalah sutu model dalam teore ilmu pengetahuan atau kerangka berpikir.
b.      Arti Terminologis
      Secara terminologis arti paradigma sebagai berikut:
§  Paradigma adalah konstruk berpikir berdasarkan pandangan yang menyeluruh dan konseptual terhadap suatu permasalah dengan menggunakan teore formal, eksperimentasi dan metode keilmuan yang terpercaya.
§  Dasar-dasar untuk menyeleksi problem dan pola untuk mencari permasalahan riset.
§  Paradigma adalah suatu pandangan terhadap dunia alam sekitarnya, yang merupakan persfektif umum, suatu cara untuk menjabarkan masalah-masalah dunia nyata yang kompleks.
Kesimpulan: Secara terminologi paradigma adalah pandangan mendasar para ilmuwan tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari oleh suatu cabang ilmu pengetahuan.
2.      Sebutkan pengertian paradigma menurut
a.       Thomas Khun
      Menurut Thomas Khun; paradigma merupakan landasan berpikir atau konsep dasar yang dianut atau dijadikan model, baik berupa model atau pola yang dimaksud para ilmuwan dalam upayanya mengandalkan studi-studi keilmuan.
b.      C.J. Ritzer
      Menurut C.J. Ritzer paradigma merupakan pandangan mendasar para ilmuawan tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang seharusnya dipelajari oleh suatu cabang ilmu pengetahuan.
      Berdasarkan dua pendapat di atas, paradigma dapat digunakan dalam khasanah keilmuan sebagai model, pola, dan ideal. Dari berbagai model, pola, dan ideal itulah penomena yang dijelaskan paradigma tertentu menjadi dasar untuk menyeleksi berbagai problem serta pola-pola untuk mencari dan menemukan problemriset.
3.      a.   Menurut Yuyun S Soeria Sumantri yang dimaksud dengan:
§  Ilmu dalam bahasa Inggris; science; dalam bahasa Latin; scientia (pengetahuan); dalam bahasa Yunani; episteme (Bagus, 1996); artinya Ilmu adalah pengetahuan yang bersifat ilmiah.
§  Pengetahuan adalah suatu sistem dari berbagai pengetahuan yang masing-masing mengenai suatu lapangan pengalaman tertentu dan disusun dengan metode tertentu pula (induksi-deduksi) sedemikan rupa menurut asas-asas tertentu hingga menjadi suatu keseluruhan (kesatuan) yang begian-bagiannya saling berhubungan satu dengan yang lain dan dapat dipergunakan untuk menerangkan atau menginterpretasikan gejala-gejala tertentu bidang itu (Poerbakawatja dan Harahap, 1982)
§  Ilmu pengetahuan adalah segala sesuatu yang kita ketahui berdasarkan konsep yang tesimpan di dalam otak manusia.
§  Filsafat adalah pengetahuan dan penyelidikan yang menggunakan akal budi menganai hakikat segala sesuatu yang ada, sebab, asal, dan hukumnya.
§  Filsafat ilmu adalah telaah secara filsafat yang ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan hakikat ilmu.
b.      Menurut Yuyun S Soeria Sumantri pebedaan arti sampiran tentang filsafat dan ilmu adalah bahwa filsafat itu dimulai dari rasa ingin tahu dan ragu-ragu, sedangkan ilmu adalah segala sesuatu yang kita ketahui dan segala sesuatu yang tidak kita ketahui.
4.   a.   Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang zat dan energi seperti; panas, cahaya, dan bunyi.
      b.   Metafisika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan hal-hal yang non-fisik atau tidak kelihatan(abstrak).
c.   Logika adalah metode-metode dan prinsip-prinsip yang dipergunakan untuk membedakan penalaran yang lurus dari penalaran yang tidak lurus (E. Sumaryono, 1998:71)
      d.   Ontologikal terore berasal dari Bahasa Latin yang berarti ontologia yang sesuatu yang betul-betul ada, realitas sejati; dari bahasa Yunani ont dari einai yaitu menjadi dan logos, yaitu kajian tentang teori yang mengungkapkan tentang:
1)      Kajian tentang karakteristik-karakteristik esensial dalam dirinya sendiri, terpisah dari kajian tentang hal yang ada secara partikular. Ketika mempelajari dari wujud yang paling abstrak, ontologi mengajukan pertanyannya seperti ‘apakah terwujud dalam dirinya sendiri?
2)      Cabang filsafat yang membicarakan tentang susunan dari struktur realitas dalam pengertian seluas mungkin, menggunakan kategori-kategori seperti menjadi / meng-ada, alinalitas / potensialitas, nyata / jelas, perubahan waktu, eksistensi, moneksistensis, esensi keharusan dan dasar.
      e.   Epistemologikal terore berasal dari bahasa Yunani yaitu Epite’memie yang berarti pengetahuan epiteime, pengetahuan + logos, kajian tentang teori ini adalah :
1)      Asal-usul
2)      Anggapan dasar
3)      Tabiat
4)      Rentang
5)      Kecermatan (kebenaran dan keabsahan pengetahuan)
f.       Axiological terore berasal dari bahasa Yunani yaitu axioma yaitu segala sesuatu yang diperkirakan bermanfaat. Contoh:
1)      Pengertian yang mendasar dan pasti terbukti sendiri atau diasumsikan yang padanya dibangun sebuah sistem matematis atau logis dan tidak dapat disangkal tanpa menghancurkan sistemnya secara keseluruhan.
2)      Sebuah pertanyaan fundamental yang dapat dideduksi dari pernyataan-pernyataan lain yang dapat disimpulkan. Axioma itu tidak dapat dibuktikan sebagaimana halnya suatu pernyataan deduktif yang dapat dibuktikan.
5.   Makna premis pendidikan bangsa sebagai berikut:
§  Dalam konteks globalisasi ‘pendidikan bangsa’ adalah suatu complex adaptive system, suatu organisasi yang mampu belajar, beradaptasi, melakukan pembaharuan secara berkelanjutan, dan memiliki ketahanan hidup untuk tetap eksis sebagai dirinya dalam keterkaitannya dengan bangsa lain.
§  Pendidikan bangsa membawa bangsa ke dalam kehidupan yang bermakna berdasarkan nilai-nilai fundamental yang bersumber dari ajaran agama dan kebudayaan masyarakat.
6.   Yang dimaksud dua belas langkah dari revolusi pembelajaran menurut Gordon Dreyden dan Jenette adalah model pendidikan berbasis learning revolution yang membuat perbedaan luar biasa dalam pendidikan dan persekolahan. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
1)      Jadikan sekolah sebagai pusat sumber daya masyarakat sepanjang hayat
2)      Tanyakan dulu kepada para pelanggan Anda – para siswa dan orang tua murid
3)      Jaminlah keberhasilan dan kepuasan para pelanggan
4)      Layani semua ragam kecerdasan dan semua gaya belajar
5)      Gunakan teknik pengajaran (teaching), belajar (study), dan pembelajaran (learning) yang terbaik di dunia
6)      Berinvestasilah kepada sumber daya utama Anda: para guru sebagai fasilitator
7)      Jadikan setiap orang guru dan sekaligus murid
8)      Rencanakan kurikulum empat-bagian. Kaitkan pertumbuhan pribadi, kecakapan hidup, dan belajar tentang cara belajar dengan seluruh mata pelajaran
9)      Ubahlah sistem penilaian
10)  Gunakan teknologi masa depan
11)  Manfaatkan seluruh anggota masyarakat sebagai sumber daya
12)  Berikan setiap orang hak untuk memilih
7.   Ciri dan prosedur pola pembelajaran dengan pendekatan Competence Based Traning (CBT) adalah model pembelajaran integrated yaitu Suatu cara pendekatan pembelajaran yang penekanan utamanya pada apa yang dapat dikerjakan seseorang sebagai hasil dari pembelajaran. Adapun karakteristik CBT sebagai berikut:
q  Penekanan terhadap kemampuan seseorang sebagai hasil dari pembelajaran,
q  Mengarah kepada keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan,
q  Pembelajaran dapat berupa on-job, off-job atau keduanya, dan
q  Pengujian dapat dilakukan jika peserta sudah siap.
Adapun kompenen CBT dapat digambarkan sebagai berikut:
komponen cbt
8.   Empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional antara lain; kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan kompetensi sosial dengan penjelasan sebagai berikut:
1)      Yang dimaksud dengan kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
2)      Yang dimaksud dengan kompetensi kepribadian adalah kemampuan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.
3)      Yang dimaksud dengan kompetensi profesional adalah adalah kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan.
4)      Yang dimaksud dengan kompetensi sosial adalah kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.



Selasa, 05 April 2011

Kumpulan Puisi-puisi Chairil Anwar

AKU

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerajang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mahu hidup seribu tahun lagi
March 1943

Aku (puisi #2)
Melangkah aku bukan tuak menggelegak
Sumbu buatan satu biduan
Kujauhi ahli agama serta lembing katanya

Aku hidup
Dalam cacar melebar, barah bernanah
Dan kadang satu senyum kukucup-minum dalam dahaga

June 1943



DOA
kepada Pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

Cahayamu panas suci
tinggal kerdip lilin dikelam sunyi

Tuhanku
Aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku
aku mengembara dinegeri asing
Tuhanku
dipintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

November 1943









RUMAHKU
Rumahku dari unggun-unggun sajak
Kaca jernih dari segala nampak

Kulari dari gedung lebar halaman
Aku tersesat tak dapat jalan

Kemah kudirikan ketika senjakala
Dipagi terbang entah kemana

Rumahku dari unggun-unggun sajak
Disini aku berbini dan beranak

Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang
Aku tidak lagi meraih petang
Biar berleleran kata manis madu
jika menagih yang satu

April 1943













PRAJURIT JAGA MALAM
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !

(194 8)
Siasat,
Th III, No. 96
1949















MALAM
Mulai kelam
belum buntu malam
kami masih berjaga
–Thermopylae?-
- jagal tidak dikenal ? -
tapi nanti
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam hilang

Zaman Baru,
No. 11-12
20-30 Agustus 1957

















KRAWANG-BEKASI
Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

(194 8)
Brawidjaja,
Jilid 7, No 16,
1957

DIPONEGORO
Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.

MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu mati.

MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai

Maju
Serbu
Serang
Terjang

(Februari 1943)
Budaya,
Th III, No. 8
Agustus 1954





PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO
Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang diatas apimu, digarami lautmu
Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945
Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api aku sekarang laut

Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh

(194 8)
Liberty,
Jilid 7, No 297,
1954















AKU
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Maret 1943
Posted 6:01 AM by damar











PENERIMAAN
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri
Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani
Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.
Maret 1943
Posted 5:59 AM by damar













HAMPA
kepada sri
Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

Posted 5:59 AM by damar















DOA
kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

13 November 1943










SAJAK PUTIHPosted 5:58 AM by damar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku

Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah…

















SENJA DI PELABUHAN KECIL
buat: Sri Ajati
Posted 5:58 AM by damar
Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

1946















CINTAKU JAUH DI PULAUPosted 5:58 AM by damar
Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.

1946
Posted 5:57 AM by damar










MALAM DI PEGUNUNGAN
Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin,
Jadi pucat rumah dan kaku pohonan?
Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:
Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!

1947




















YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUSPosted 5:57 AM by damar
kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu

di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin
aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang

tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku
1949

















DERAI DERAI CEMARAPosted 5:53 AM by damar
cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam

aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini

hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah

1949